Simple Chart, Significant Signs

Simple Chart, Significant Signs

The Primary Trader menyukai anotasi yang sederhana pada chart dalam menerapkan analisis teknikal. Alasan utama adalah agar tidak membingungkan bagi pengguna termasuk The Primary Trader sendiri. Namun ada alasan lain yaitu menunjukkan Significant Signs atau tanda signifikan yang ingin kita tunjukkan dari chart tersebut.

Source : https://pixabay.com/vectors/safety-danger-keep-hands-clear-44462/

Pengalaman sebagai Analis Teknikal

The Primary Trader memiliki pengalaman sebagai Analis Teknikal di setidaknya 2 sekuritas besar (Trimegah dan Samuel). Hampir setiap hari The Primary Trader mengeluarkan rekomendasi saham – saham pilihan kepada semua nasabah sekuritas tersebut. Dengan demikian, dapat dipastikan laporan tersebut dibaca oleh nasabah baru yang awam maupun nasabah lama yang sudah ahli (termasuk Investor Institusi seperti Asuransi, Aset Manajemen dan Dana Pensiun).

Di awal – awal masa kerja The Primary Trader, banyak pertanyaan yang muncul tidak hanya dari nasabah baru melainkan juga dari nasabah lama mengenai cara baca chart tersebut. Tidak sedikit juga yang berkomentar bahwa chart yang ditampilkan terlalu rumit. Nasabah juga menanyakan apa kesimpulan dari chart tersebut, apakah Buy atau Sell ?.

Oleh karena itu The Primary Trader kemudian berpikir bahwa seringkali chart yang ditampilkan itu tidak jelas menunjukkan kesimpulan dan rekomendasi yang ingin disampaikan. Untuk menyatakan tujuan utama dari laporan itu, Buy atau Sell, saja seringkali tidak jelas. Yang paling fatal adalah chart tersebut tidak dapat menyampaikan strategi yang diusulkan sang analis.

Source : https://www.pexels.com/photo/wooden-signages-3143805/

Sederhana namun jelas dan tidak kontradiktif

Analis pasar modal khususnya di perusahaan sekuritas pada intinya adalah memberikan saran untuk Beli atau Jual. Begitupun dengan analis teknikal yang memberikan saran Beli atau Jual berdasarkan chart. Oleh karena itu, The Primary Trader menginginkan ada kejelasan – melalui chart – apakah pembaca disarankan untuk Beli atau Jual aset yang ditunjukkan pada chart.

Sebagai pengguna analisis teknikal, tentu hal terpenting dari analisis tersebut adalah Trend. Dengan demikian, The Primary Trader berpendapat bahwa chart harus menunjukkan dengan jelas (dan sederhana) Trend yang diperkirakan sedang berlangsung atau akan terjadi. Berdasarkan analisis trend pun sebenarnya sudah dapat diperkirakan apakah sarannya adalah Buy atau Sell. Dan tentu saja pada penjelasan, sebaiknya sang analis tidak merekomendasikan hal yang kontradiktif seperti contoh : pada chart jelas terlihat Uptrend dan masih akan Uptrend namun sang analis menulis rekomendasi Sell.

The Primary Trader pun lebih suka menggambar dan menyukai chart yang sederhana. Menurut The Primary Trader, sederhana berarti dalam chart terdapat 3-5 garis (termasuk bentuk lingkaran atau segitiga) serta 1-2 indikator. Bentuk chart sederhana yang The Primary Trader maksud ada pada blog dan media sosial yang The Primary Trader tampilkan.

Contoh

The Primary Trader menggunakan Yield Obligasi Jerman 10 Tahun. Berikut adalah chart dengan anotasi menurut The Primary Trader masih banyak mengandung garis yang tidak signifikan :

Berikut adalah chart yang menurut The Primary Trader sederhana namun mengandung garis yang signifikan :

Berdasarkan grafik di atas, The Primary Trader ingin menyampaikan bahwa Yield Obligasi Jerman 10 Tahun sudah Breakout Down Trendline serta telah Rebound dari Support kuat di Jul’17. Tidak perlu memunculkan garis lain yang relatif tidak menunjukkan apa – apa (saat ini di Nov’19).

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s