PWON : Segera Outperform Ditopang Superblock di Bekasi

Kokas

Superblok di Bekasi

PWON akan segera membangun superblok di lahan di Bekasi dengan investasi sebesar Rp2 triliun. PWON memiliki cadangan lahan Bekasi seluas 3.6 ha, hampir 2x luas Gandaria City atau setidaknya 1/2 dari lahan Kota Kasablanka. Ada potensi pertumbuhan PWON ke depan akan berasal dari superblok Bekasi ini karena di Bekasi akan dilewati oleh LRT Jabodetabek dan HSR Jakarta – Bandung. Selain itu, semakin banyak pabrik yang akan dibangun di daerah Bekasi, Karawang dan Purwakarta yang berarti semakin banyak masyarakat yang tinggal di area tersebut.

The Primary Trader percaya proyek PWON di Bekasi akan dapat sukses seperti halnya di Kota Kasablanka dan Gandaria City. Terlebih lagi, menurut The Primary Trader, tidak banyak mal di Bekasi yang mengincar kelas menengah atas namun tetap ramah bagi menengah bawah seperti mal milik PWON. Selain itu, meski ada beberapa mal keluarga, namun The Primary Trader rasa mal keluarga yang dimiliki PWON masih lebih disukai masyarakat.

Dampak Beroperasinya Gandaria City dan Kota Kasablanka

Gandaria City (2010) dan Kota Kasablanka (2012) memberikan dampak positif bagi PWON karena memiliki mal yang terkenal di Jakarta. PWON sendiri memang lebih banyak memiliki bisnis di Surabaya namun pendapatan yang bersumber di Jakarta sudah mencapai ~40%. Dengan demikian, sulit untuk tidak melihat dampak positif dari beroperasinya superblok PWON di Bekasi.

Membentuk Bottom

The Primary Trader melihat PWON sedang dalam Downtrend dari sejak Jun’19 dari sejak Rp825 namun di kisaran Rp580, The Primary Trader percaya PWON akan atau sedang membentuk Bottoming unutk mengakhiri Downtrend tersebut. PWON masih harus Breakout Rp650 untuk melanjutkan Uptrend menuju Rp850 (setidaknya). Bila ternyata PWON turun di bawah Rp550 maka PWON terancam terus turun menuju Support kuat di Rp420 – Rp450an (seperti Bottom di Okt’18).

Ikuti live chat di sini.

Lagging Diantara Saham Properti Lain

PWON mencatat Negative Return sebesar 8% YTD (Year to Date atau dari sejak awal tahun) sementara CTRA berhasil mencatat Return sebesar 5.4% dan bahkan BSDE mencatat Return sebesar 9.9%.

Sebenarnya PWON adalah saham properti yang bersifat Defensive karena lebih dari 30% pendapatan PWON adalah Recurring Income dari sewa ruangan serta jasa pemeliharaan. Di tahun 2018, BSDE dan CTRA mencatat Negative Return double digit, PWON hanya mencatat Negative Return -9.5%.

Kinerja di tahun 2018 tersebut adalah setelah PWON mencatat kinerja yang sangat Outperform dibandinng BSDE dan CTRA yaitu dengan mencatat Return sebesar 21.2% (sementara BSDE dan CTRA mencatat Negative Return).

Segera Kembali Outperform

Oleh karena itu, The Primary Trader berpendapat bahwa PWON akan segera mengakhiri kinerja Underperform yang sedang terjadi saat ini. Di tahun 2020, The Primary Trader perkirakan PWON akan segera bergerak Outperform ditopang oleh proses dan potensi superblock di Bekasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s