Image result for ophir energy

The Primary Trader menyukai MEDC karena melihat beberapa katalis utama yaitu akuisisi Ophir serta pemotongan produksi dari OPEC+ yang cukup besar sampai Maret 2020.

Katalis #1 : Akuisisi Ophir

MEDC mengumumkan rencana akuisisi Ophir Energy di akhir tahun 2018. Segera setelah pengumuman tersebut, harga saham MEDC naik ~60% dalam ~1 bulan. MEDC secara resmi mengakuisisi Ophir pada Mei’19 dan harga saham MEDC naik ~20% dalam ~1 bulan. The Primary Trader percaya akuisisi Ophir menjadi katalis dan Investor menyukainya.

Alasan Investor menyukai akuisisi Ophir adalah MEDC akan menjadi pemain Upstream terbesar di regional Asia Tenggara. Selain itu, aset Ophir banyak yang sudah berproduksi sehingga akan menambah produksi total MEDC yang pada akhirnya meningkatkan penjualan MEDC.

Namun karena akuisisi Ophir baru mulai di Mei’19 sementara pada Jun’19 MEDC sudah melaporkan laporan keuangan 2Q19 atau 1H19 maka dampak penjualannya Ophir masih belum terlihat. Laporan keuangan MEDC pada 3Q19 yang seharusnya menunjukkan kontribusi Ophir masih dalam audit sehingga belum dirilis. The Primary Trader yakin kontribusi Ophir akan meningkatkan penjualan MEDC di 2H19 cukup signifikan. Selain itu, yang terpenting adalah Production Cost MEDC masih dapat bertahan di bawah USD10 per barel.

Katalis #2 : Production Cut OPEC+

Setelah Aramco IPO (dan berhasil menjadi perusahaan dengan Market Cap terbesar di dunia, mengalahkan Apple), Arab Saudi tampaknya tetap bertekad menjaga kinerja Aramco. Baru – baru ini, OPEC+ (bersama Rusia) sepakat untuk memotong produksi minyak bumi dengan besaran yang cukup signifikan sampai Mar’20. Hal ini menjadi katalis kenaikan Brent.

https://www.dw.com/en/opec-and-russia-agree-to-cut-oil-production/a-51560383

Brent Oil : Menuju USD80

Minyak tipe Brent tampaknya segera Breakout USD70 dan segera naik untuk menguji Resistance berikut di USD80. Pergerakan Brent sejak Apr – Nov’19 mengindikasikan optimisme dari Trade Deal serta harapan tidak terjadi resesi di tahun 2020. Hal ini karena Brent berhasil bertahan di level USD56 dan tidak turun menyentuh USD52 yang merupakan Support dari Up Trendline dari sejak 2016.

The Primary Trader masih kurang yakin Brent kembali dapat melewati USD80 atau bahkan mendekati USD87, level tertinggi dari sejak 4Q14. Setidaknya dengan berada di dalam range USD70 – USD80 maka hal tersebut dapat menjadi katalis positif untuk harga penjualan minyak mentah MEDC.

Technical Strategy : Mengakhiri Downtrend, Mencoba Mengawali Uptrend

MEDC telah Breakout Rp885 yang menandakan potensi untuk mengakhiri Downtrend. Untuk mengawali Uptrend, The Primary Trader percaya MEDC harus Breakout Resistance Rp1,000 yang telah menahan Uptrend MEDC dari sejak Agust’18.

The Primary Trader percaya penurunan MEDC dalam 2-3 hari ini adalah sebagai Throwback yang seharusnya tidak lebih rendah dari Rp850 – Rp885. MEDC masih berpotensi naik untuk menguji Resistance di Rp1,000.

Dengan dua katalis utama tersebut, The Primary Trader percaya MEDC dapat Breakout Rp1,000 untuk mengawali Uptrend menuju setidaknya kembali ke Rp1,600. Hal ini karena dengan Breakout Rp1,000 maka MEDC mengawali Uptrend jangka menengah – panjang.