Usaha Untuk Mengurangi Dampak Negatif Wabah Covid-19

Lonjakan Klaim Pengangguran Di AS Menurunkan Sentimen Positif Paket Stimulus (yang Dianggap Tidak Cukup)

Ketika paket stimulus USD2 triliun telah disetujui, Investor sadar bahwa nilai tersebut tidaklah mencukupi. Seiring dengan wabah Covid-19 meluas dan membuat AS saat ini menjadi episentrum Covid-19 di dunia (menggantikan daratan Eropa), jumlah bisnis yang terganggu dan merumahkan (atau mem-PHK-kan karyawan) membuat tingkat pengangguran meningkat (dilihat dari klaim pengangguran). Klaim pengangguran secara normal berada di kisaran 200 ribuan orang. Namun dalam dua minggu terakhir, muncul lonjakan menjadi 3.3 juta orang dan terakhir 6.6 juta orang (!).

United States Initial Jobless Claims

The Primary Trader awalnya memperkirakan paket stimulus USD2 triliun (yang membuat Investor optimis di akhir Maret 2020) akan menjadi titik balik dari bursa saham. Di awal April 2020, terlihat indikasi bahwa kenaikan sejak akhir Maret 2020 adalah sebagai bagian dari Technical Rebound atau kenaikan sementara di tengah Downtrend. Dengan kata lain, bursa saham global masih dalam Downtrend dengan potensi turun lebih dalam dari level di bulan akhir Maret 2020.

Live Chart here

Trump Menjadi Penengah Antara MBS dan Putin

Presiden Trump turun tangan menengahi peselisihan antara Arab Saudi (Muhammad Bin Salman) dengan Rusia (Vladimir Putin). Disebutkan bahwa ada harapan pemotongan produksi minyak sebanyak 10 juta barel.

Twit tersebut membuat minyak (Brent) melonjak 5.4% dalam satu malam. The Primary Trader melihat harga Brent masih dalam Downtrend dan terancam kembali melemah di bawah USD30 per barel bila pemotongan produksi tersebut gagal disepakati dan menjadi keputusan resmi dari OPEC+ Rusia. Brent masih harus melewati Resistance di level USD43 per barel yang menjadi level Support penting pada 2Q16, 3Q16 dan 2Q17.

The Primary Trader menganggap kenaikan harga minyak akan positif bagi banyak negara karena setidaknya anggaran (banyak) negara tidak defisit lebar. Terlebih lagi, banyak negara mengandalkan fiskal stimulus dalam rangka menghadapi dampak negatif wabah Covid-19 terhadap ekonomi. Indonesia memberikan paket stimulus (ketiga !) sebesar USD25 miliar atau 2% dari GDP Indonesia.

Minyak yang cukup penting bagi penerimaan negara – negara (bahkan seperti AS dan Indonesia) dapat menolong kondisi fiskalnya sehingga efek samping dari stimulus fiskal tidak menjadi masalah dikemudian hari (setelah wabah Covid-19 selesai).

The Primary Trader percaya seiring dengan harga minyak relatif membaik, harapan bahwa Downtrend berakhir semakin membesar.

Live Chart here

Hal Positif Yang Ditunggu Investor

Tentu The Primary Trader tetap yakin bahwa selama Covid-19 belum terkendali penyebarannya serta belum ada vaksin yang dapat digunakan secara luas, sentimen negatif di pasar keuangan terutama pasar saham masih akan terjadi. Namun demikian, Investor terlihat sangat mengkhawatirkan dampak setelah wabah selesai karena disinilah terjadi kemungkinan Resesi yang diluar perhitungan Investor.

Oleh karena itu, langkah – langkah preventif bank sentral dunia serta peran aktif pemerintah sangat diperhatikan oleh Investor. Sejauh ini tampaknya Investor cukup puas dengan bank sentral (The Fed yang melaksanakan QE Unlimited misalnya) dan paket stimulus yang dikeluarkan pemerintah global.

Tentu Investor kemungkinan masih menunggu paket stimulus tambahan yang mungkin akan kembali dikeluarkan oleh pemerintah AS. Investor (lokal) pun tentu akan menunggu aksi bank sentral terutama BI yang kemungkinan masih akan memotong BI 7DRR Rate lagi (saat ini 4.5%).

Semoga wabah Covid-19 segera selesai di dunia dan, terutama, di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s