Setiap periode (Weekly, Monthly, Quarterly dan Yearly), Bursa Efek Indonesia mengeluarkan laporan statistik perdagangan di bursa. Laporan tersebut dapat diunduh di website IDX. Menurut The Primary Trader, laporan tersebut sangat penting untuk diperhatikan karena mengandung Market Data yang relatif jarang ada bagi sebagian besar Investor (kecuali Investor Individu maupun Institusi yang telah berlangganan Bloomberg Desktop maupun Thomson Reuters / Refinitif atau Cogencies).

Mengacu dari laporan bulan Maret 2020, berikut adalah informasi yang The Primary Trader sangat penting : Kenaikan Trading Value

The Primary Trader melihat ada kenaikan Trading Value mulai dari 20 Maret 2020, seiring dengan kenaikan IHSG. Hal ini pertanda baik karena Uptrend harus didukung oleh Trading Value.

Rata – rata Trading Value harian IHSG di bulan Maret 2020 adalah sebesar Rp7.9 triliun, lebih besar dari Januari dan Februari 2020 sebesar Rp6.3 – Rp6.5 triliun. Hal ini pertanda bagus. Namun bila dilihat dari tahun 2019, angka Rp7.9 triliun relatif sangat kecil karena rata – rata Trading Value harian sepanjang tahun 2019 adalah sebesar Rp9.1 triliun sementara di tahun 2020 (sampai Maret 2020) hanyalah sebesar Rp6.9 triliun. Oleh karena itu, The Primary Trader masih belum melihat adanya kenaikan Trading Value yang dapat berpotensi membuat IHSG berada dalam Uptrend.

Namun tentu itu adalah data sampai akhir Maret 2020.

IDX juga mengeluarkan data mingguan dan The Primary Trader mengambil data transaksi harian di minggu 21-24 April 2020 sebagai berikut :

Terlihat bahwa ada kencenderungan Trading Value IHSG Flat di kisaran rendah yaitu Rp4.5 triliun. IHSG-nya sendiri pun relatif Flat sehingga kemungkinan besar menghapus potensi Uptrend di bulan Maret 2020.

Masih banyak data dan informasi lain yang terdapat pada Laporan Statistitk tersebut – terutama Monthly Edition-nya antara lain :

  • Financial Datas & Ratios
  • Jakarta Composite Index Activity

Semoga bermanfaat.