Market Breadth Model Untuk Menilai Potensi Koreksi Dalam Waktu Dekat Pada IHSG

Photo by Pixabay on Pexels.com

Market Breadth di dalam Analisis Teknikal memiliki makna berapa banyak saham yang berpartisipasi dalam satu tema tertentu dan memberi dampak terhadap pergerakan indeks. Umumnya, metode Market Breadth menganalisis berapa banyak saham yang naik dan turun. The Primary Trader ingin menganalisis Market Breadth IHSG dengan berbagai macam tema. Saham – saham yang dianalisis adalah saham yang tergolong IDX80.

Sinyal AlertBuyNow Dari Stochastic Oscillator

The Primary Trader menghitung kondisi Stochastic Oscillator dan sinyalnya dari saham – saham IDX80. Berikut adalah grafiknya :

IHSG hampir didominasi oleh saham yang Overbought di awal November 2020 lalu. Namun seiring waktu, saat ini kondisi IHSG berdasarkan Market Breadth dari indikator Stochastic Oscillator cenderung netral dan The Primary Trader tidak melihat ancaman tertentu dalam waktu dekat terhadap IHSG.

Investor Asing Semakin Banyak Membeli Beragam Saham

Grafik di bawah adalah Net Buy Sell Asing terhadap saham – saham IDX80 atau Market Breadth Net Buy Sell Asing :

Dapat disimpulkan bahwa Investor Asing mendominasi Buy di awal November 2020 sampai saat ini. Ada potensi Net Sell Asing terhadap mayoritas saham IDX80 dalam waktu dekat namun sangat mungkin Investor Asing masih akan mempertahankan Net Buy – setidaknya untuk jangka pendek. The Primary Trader ingin menyukai fakta bahwa semakin banyak saham IDX80 yang mencatat Net Buy dalam 20 hari terakhir.

Terhindar Dari Overshoot Versi Bollinger Band

Di minggu ke-dua November 2020, IHSG berada dalam kondisi yang rawan karena mayoritas saham IDX80 ada di atas Upper Band. The Primary Trader menyebut kondisi tersebut dengan Overshoot. Saat Overshoot, suatu aset rawan terkoreksi dalam jangka pendek (turun untuk masuk kembali ke dalam Bollinger Band). Namun karena berhasil berada di atas Upper Band maka sudah pasti saham yang Overshoot berarti berada di atas Middle Band alias Moving Average 20. Dengan demikian, meski ada potensi turun dalam jangka pendek, saham yang Overshoot berarti berada dalam Uptrend atau di atas MA20.

Penurunan IHSG tanggal 9 dan 12 November 2020 merupakan ‘normalisasi’ agar saham – saham IDX80 kembali ke rentang Upper dan Lower Band. Saat ini, saham IDX80 berada di bawah level aman (20 saham dari 80 saham) sehingga The Primary Trader melihat masih ada potensi kenaikan bagi IHSG.

Mayoritas Saham IDX80 Berada Di Atas MA200

Dalam ilmu dasar Analisis Teknikal, bila suatu saham berada di atas MA200 maka dapat disimpulkan saham tersebut bersiap atau sudah berada dalam Uptrend jangka panjang. Hal ini karena Investor memperhatikan level MA200 atau rata – rata dalam setahun terakhir.

Oleh karena itu, The Primary Trader paling menyukai fakta bahwa 72 saham IDX80 saat ini berada di atas MA200 (!). Dari fakta ini dapat disimpulkan bahwa IHSG secara garis besar bersiap atau sudah berada dalam Uptrend jangka panjang.

Kesimpulan

IHSG telah naik sebesar 8.3% sepanjang November 2020 atau rata – rata 0.64% per hari. Hal ini cukup tinggi dan cepat sehingga memang IHSG rawan terkoreksi. Terlebih lagi, Stochastic Oscillator periode 5 hari sudah memasuki area di atas 80 yang berarti Overbought.

Namun perlu diingat bahwa dalam kondisi Uptrend, Stochastic Oscillator (dan Momentum Indicators lainnya) sangat mudah berada di atas Overbought. Beberapa Trader yang berpengalaman justru baru akan membeli atau meng-akumulasi ketika Momentum Indicators berada dalam kondisi Overbought.

Saat ini Stochastic Oscillator mengindikasikan Buy Now karena terjadi Golden Cross antara %K dengan %D. The Primary Trader akan mewaspadai koreksi jangka pendek pada IHSG bila muncul sinyal Warning Sell dimana momentum kenaikan %K berkurang dan %K semakin mendekati %D dari atas ke bawah.

Dengan demikian, The Primary Trader perkirakan koreksi pada IHSG belum akan terjadi di minggu ini. The Primary Trader akan mewaspadai koreksi IHSG pada akhir November 2020. Namun tentu perlu juga diperhatikan berita – berita yang berasal dari global dan domestik yang dapat berpengaruh signifikan dan muncul secara tiba – tiba.

Semoga terinspirasi.

Author: MM Dandytra

Professional Tactical Asset Allocator, Internationally Awarded Technical Analyst, Private Investor / Trader, Amateur Blogger

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s