Ancaman Dead Cat Bounce Pada IHSG

Pergerakan IHSG pada sesi 2 tanggal 2 Februari 2021 mengindikasikan ancaman turun karena 49 saham IDX80 mencatat sinyal Warning Sell. Sementara mayoritas saham IDX80 berada dalam kondisi netral atau tidak tercatat Overbought maupun Oversold. Di akhir Januari 2021 lalu, mayoritas saham tercatat Overbought (karena IHSG turun -8.5%). The Primary Trader menilai beberapa saham masih berpotensi naik karena tidak dalam Overbought namun sinyal Warning Sell tersebut sebaiknya diperhatikan.

Mayoritas saham IDX80 berada di bawah MA20 yang menjadi indikasi Downtrend. Dengan demikian, The Primary Trader relatif mengkhawatirkan kondisi IHSG yang masih berpeluang melanjutkan penurunan.

The Primary Trader memperkirakan IHSG sedang membentuk Head and Shoulders yang merupakan pola Bearish Reversal yaitu merubah Uptrend menjadi Downtrend. IHSG terancam turun menuju 5,200 – 5,500an setelah turun di bawah 5,800. Penurunan di bawah 5,800 akan mengonfirmasi pola tersebut.

Untuk menghindari terbentuknya Head and Shoulders, IHSG harus naik melewati Highest di tahun 2021 yaitu Last High lalu di 6,504. The Primary Trader menilai ancaman Head and Shoulders sudah berkurang bila setidaknya IHSG dapat melewati level Fibonacci Retracement 61.8% di 6,211.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah IHSG mampu naik melewati 6,211 sebelum bertanya apakah IHSG mampu naik melewati 6,504 ?

Saat ini IHSG sudah berada di bawah Middle Band atau MA20. Sementara Stochastic Oscillator sudah memasuki area Overbought atau di kisaran 80. Dengan demikian, ada kecenderungan IHSG untuk kembali turun dan berada dalam Downtrend. The Primary Trader perkirakan akan sulit bagi IHSG untuk naik melewati 6,211 terlebih lagi melewati 6,504.

Menurut The Primary Trader, bukanlah hal yang jelek bila IHSG turun di bawah 5,800. Selama bertahan di atas 5,500 yang merupakan Long Term Support – Resistance, potensi Uptrend jangka panjang IHSG masih ada. The Primary Trader meyakini IHSG akan bertahan di atas 5,500 dan berarti juga The Primary Trader berharap IHSG turun sampai 5,500 – 5,600.

Investasi / Trading saham memang seharusnya seperti Marathon. Napas kita harus panjang sehingga penurunan yang ada dianggap sebagai bukti volatilitas yang dapat menjadi ancaman Risiko namun juga mendatangkan Return.

Author: MM Dandytra

Professional Tactical Asset Allocator, Internationally Awarded Technical Analyst, Private Investor / Trader, Amateur Blogger

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s