Cara Mudah Memilih Saham Dengan Fundamental Yang Baik Ala The Primary Trader

The Primary Trader ingin sharing mengenai cara mudah memilih saham dengan aspek Analisis Fundamental yang baik. Dengan demikian, kita dapat menghemat waktu dan tenaga untuk kemudian lebih fokus dalam melakukan Analisis Teknikal dari saham – saham dengan Fundamental yang baik tersebut.

Silahkan tonton video Youtube berikut ini untuk lebih jelas :

Berikut adalah materi presentasinya :

Rangkuman

The Primary Trader yakin bahwa apabila suatu saham masuk ke Indeks seperti IDX30, LQ45, Kompas100, IDXSMC-Liquid, SRI-Kehati dsb maka saham tersebut sudah dapat dikatakan memiliki aspek Fundamental yang baik. Selain itu, ada alasan penting kenapa saham yang masuk suatu Indeks itu sangat kritikal. Kuncinya adalah calon Pembeli saham tersebut.

Mengambil data dari Infovesta per 30 Desember 2020, ada total Rp 20 triliun Reksa Dana Indeks yang siap membeli apapun saham yang masuk ke dalam suatu indeks. Berikut adalah rangkuman masing – masing indeks :

Dengan demikian, setidaknya ada “Investor” dengan dana sebesar Rp 9.5 triliun yang siap untuk membeli saham apapun yang masuk ke dalam IDX30 atau siap menjual saham apapun yang dikeluarkan dari IDX30. Tentu hal ini sangat perlu menjadi perhatian terutama setiap masa Rebalancing suatu indeks.

Indeks Pilihan The Primary Trader

The Primary Trader ingin mendapatkan volatilitas dan alpha dari pasar serta ingin mendapat excitment pasar. Dengan demikian, 30 saham IDX30 atau 45 saham LQ45 masih terlalu sedikit. Oleh karena itu IDX80 menjadi pilihan The Primary Trader. Selain itu, karena ingin mendapatkan potensi Return yang tinggi maka perlu diambil Risk yang tinggi juga. The Primary Trader memasukkan saham – saham IDXSMC-Liquid ke dalam Watchlist.

Untuk lebih gampangnya, The Primary Trader menggabungkan saham – saham IDX80 dengan IDXSMC-Liquid atau yang The Primary Trader sebut IDX80+SMC-LIQ. Berikut adalah faktanya :

Total ada 84 saham dengan total Market Cap mencapai 69% dari Market Cap IHSG. Total ada 37 Industri yang dapat dianalisis lebih lanjut dari 11 Sektor IDX menggunakan klasifikasi baru yaitu IDX-IC. Banyak saham yang tergolong ke dalam industri Bank (tidak mengherankan). Selain itu banyak juga yang masuk ke dalam industri semen (Construction Materials), Heavy Construction & Civil Engineering yaitu emiten konstruksi serta properti (Real Estate Development & Management).

Melihat sektor bisnisnya menggunakan IDX-IC, sektor yang perlu diperhatikan adalah Basic Materials, Consumer (baik Cyclicals maupun Non-Cyclicals), Financials, Infrastructures, Energy dan Properties & Real Estate. Sektor seperti Technology dan Transportation & Logistic hanya terdiri dari 2 saham sehingga relatif dapat dihiraukan.

The Primary Trader sangat menyukai klasifikasi IDX-IC yang lebih pas dan relatif tepat menggolongkan suatu emiten dengan peers-nya. Kudos to IDX!

Semoga terinspirasi.

Author: MM Dandytra

Professional Tactical Asset Allocator, Internationally Awarded Technical Analyst, Private Investor / Trader, Amateur Blogger

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s